Mungkin Anda pernah mengalami rasa deg-degan dan harap-harap cemas seperti ini. Kebanyakan dari kita mungkin tidak mengetahuinya sampai terlambat menstruasi 1 atau 2 minggu. Jika Anda tidak pernah mencatat siklus menstruasi atau jika siklusnya tidak teratur setiap bulannya, anda mungkin tidak tahu kapan ‘jadwal’nya, sehingga anda tidak tahu bahwa datang bulannya terlambat.
cobalah anda temukan apakah tanda/gejala ini ada pada anda.
Beberapa gejala-gejala dini yang terjadi pada kehamilan:
- Tidak mendapat haid/menstruasi
Hal ini karena dinding rahim dipersiapkan untuk kehamilan. Penting untuk mengetahui hari pertama haid terakhir, yang dapat menentukan usia kehamilan dan perkiraan persalinan. Perlu di ingat bahwa tidak mendapat haid selain sebagai tanda awal kehamilan juga dapat disebabkan hal lain.
Ini merupakan tanda awal yang paling sering membuat seorang wanita berpikiran bahwa kemungkinan dia hamil. Sangat disarankan bagi wanita untuk rajin mencatat tanggal siklus mens mereka. Jika anda biasanya menstruasi secara cukup teratur dan bulan ini anda ‘terlambat’, anda bisa mencoba tes kehamilan walaupun anda belum merasakan ada tanda-tanda kehamilan lain seperti yang nanti saya sebutkan. Tetapi jika menstruasi anda tidak teratur atau anda tidak terlalu memperhatikan siklusnya, rasa mual-mual, payudara yang terasa mengencang dan lebih sering ke kamar kecil bisa menandakan kehamilan sebelum anda menyadari bahwa mens anda terlambat.
Menstruasi terjadi akibat tubuh mengeluarkan berbagai unsur yang dipersiapkan untuk pembuahan, yang tidak terpakai. Setelah pembuahan terjadi, janin terbentuk, maka tubuh tidak perlu melakukan proses pembersihan. Walaupun tidak selalu berarti suatu kehamilan, tapi tidak munculnya mensturasi bisa jadi merupakan tanda bahwa Anda hamil.
- Mual dan muntah
Terjadi karena adanya perubahan hormonal. Di kenal sebagai “morning sickness” karena mual dan muntah sering terjadi pada pagi hari pada bulan-bulan pertama kehamilan.dan Gejala ini seringkali diidentikkan dengan kehamilan. Perubahan hormon (peningkatan hCG) akan menyebabkan wanita hamil merasa mual dan muntah. Kondisi ini disebut morning sickness dan cenderung dialami pada minggu-minggu pertama masa kehamilan. Meskipun disebut morning sickness, rasa mual dapat muncul kapan saja, tak peduli pagi, siang atau malam.
Kira-kira 50% wanita hamil tetap merasakan mual-mual sampai pada awal trimester kedua. Dan sebagian lagi yang lain perlu beberapa bulan sampai rasa mualnya benar-benar hilang.
- Mengidam
Menginginkan makanan2 tertentu , terjadi pada bulan-bulan pertama.
* Penciuman lebih sensitive
Kadang ketika anda merasa bahwa penciuman Anda lebih tajam dari biasanya, bisa jadi Anda sedang “mencium” gejala kehamilan. Hal ini mungkin disebabkan karena perubahan hormonal dalam tubuh anda. Kalau anda pertama kali hamil, tidak aneh kalau anda menghindari bau kopi atau aroma lain yang menyengat. Anda juga mungkin akan menemukan beberapa makanan yang biasanya anda suka tiba-tiba jadi ‘aneh’ rasanya.
- Sering kencing/buang air kecil
terjadi karena kandung kencing tertekan oleh rahim yang membesar. Keluhan biasanya akan berkurang pada kehamilan setelah 12 minggu dan timbul kembali setelah kehamilan 28 minggu.
Ooppps, kenapa ya akhir-akhir ini Anda mendapati diri anda jadi lebih sering ke toilet? Ini terjadi kebanyakan karena selama kehamilan terjadi peningkatan aliran darah dan cairan tubuh sehingga cairan yang diproses di ginjal juga meningkat dan akhirnya ke kantung kencing anda.
Gejala ini biasanya muncul awal minggu ke-6 sampai trimester pertama dan jadi lebih sering seiring proses kehamilan dan pertumbuhan bayi yang semakin menekan kantung kencing anda. Jadi saat ke toilet besok, mungkin anda perlu membawa alat tes kehamilan.
- Perut kembung
ika belakangan anda sering merasa perut anda kembung (bloated), bisa jadi perubahan hormon akibat kehamilan adalah penyebabnya.
- Sembelit atau susah buang air besar
Biasanya hal ini disebabkan karena adanya peningkatan relaksasi otot-otot saluran pencernaan akibat perubahan hormon tubuh, sehingga sistem pembuangan bekerja lamban.
- Kenaikan suhu tubuh
Jika anda teliti, suhu basal anda (suhu ketika anda baru bangun tidur di pagi hari) akan meningkat hingga 1 derajat semenjak terjadinya konsepsi, dan ini bisa berlangsung terus jika anda memang hamil. Kondisi ini biasanya terjadi hingga dua minggu awal kehamilan.
- Kram perut disertai Spotting
Perut bagian bawah cenderung terasa kejang dan keras. Pada saat yang sama akan terlihat spotting (bercak darah) pada celana dalam. Jika Anda sedang mengharapkan kehamilan, dan kalender sudah menunjukkan anda terlambat haid, jangan keburu panik ketika mendapati spotting. Itu bisa saja akibat penempelan embrio pada lapisan yang kaya akan darah di dinding rahim Anda, dan itu hal yang normal. Proses ini terjadi antara hari ke 8 – 10 sejak masa ovulasi bulan berjalan, tetapi tidak ada seorangpun yang tahu dengan pasti. Biasanya noda darah yang terlihat tidak terlalu merah (tampak seperti noda merah, pink atau agak kecoklatan), hanya sedikit dan berakhir dalam 1 -2 hari. Yang perlu anda lakukan adalah beristirahat, dan mungkin berkonsultasi dengan dokter Anda.
SEGERA beritahu dokter anda bila anda mengalami perdarahan, apalagi bila itu diikuti rasa sakit
- tanda-tanda klinis dapat terjadi
yakni tanda hegar (mulut rahim lebih lunak), tanda chadwick (mulut rahim berwarna kebiruan), tanda piscaeseck (rahim membesar asimetri), tanda braxtonchicks (rahim mudah kontraksi jika dirangsang). Suhu badan tetap tinggi (37,2 hingga 37,8 derajat Celcius).
- Tanda lainnya
seperti pembesaran payudara kencang, puting membesar, berwarna lebih gelap kadang-kadang terasa gatal dan sakit.
Setiap wanita mempunyai gejala yang bervariasi ada yang ringan, berat tapi ada pula yang tidak mempunyai keluhan. Bila gejala-gejala diatas belum terdapat pada anda, maka anda dapat memastikan dengan test lainnya, karena setiap ibu hamil mempunyai keluhan dan gejala yang berlainan.
Untuk memastikan kehamilan anda, maka anda dapat melakukan tes urin. Alat untuk test urin dapat anda temukan di apotik dan anda dapat melakukan tes ini sendiri dirumah.
Pada pemeriksaan dengan test urin adalah mengukur kadar HCG (human chorionic gonadotropin) yaitu hormone yang dihasilkan plasenta dan akan meningkat dalam urin dan darah selama minggu pertama setelah konsepsi.
Dalam menggunakan tes ini perhatikan instruksi yang ada, dan paling akurat dilakukan pada pagi hari, karena hormone ini meningkat jumlahnya pada pagi hari.
ataukah Anda perlu memeriksakan kondisi kesehatan sejak awal kehamilan ke rumah sakit, agar kehamilan berlangsung tanpa hambatan dan si kecil kelak lahir sehat.
Komentar :
Posting Komentar